Review Film Blood Father

Kembali lagi saya akan mereview sebuah film yang berjudul Blood Father. Saya mempunyai kesempatan buat menonton film ini pada tanggal 19 September 2016, tapi saya lupa kapan film ini pertama kali release di bioskop kota Medan. Maapkan saya, saya hanya manusia biasa berkulit hitam yang bisa saja putih lupa, khilaf dan sayang kamu (apasih yuda!!!).

Oke, jadi film yang berjudul Blood Father ini merupakan sebuah film garapan sutradara Jeans-Franois Richet, agak ribet memang namanya. Film yang bergenre action, thriller ini berdurasi 87 menit. Film ini menceritakan tentang John Link (Mel Gibson) seorang mantan narapidana yang sedang dalam masa percobaan. Tanpa diduga ia bertemu kembali dengan putri cantiknya berumur 17 tahun yang telah lama hilang Lydia (Erin Moriarty).
Lydia (Erin Moriarty) di film Blood Father
sumber : google.com
Lydia kabur dari ibunya (Brandi Cochran) ketika John Link di penjara. Kemudian dia ketemu dengan Jonah dan berpacaran. Lydia dipaksa kerja “mengumpulkan” uang yang kemudian harus diserahkan ke Jonah, dia juga kecanduan narkoba. Suatu ketika Jonah menyuruh Lydia untuk membunuh client mereka sebagai pembuktian kalau Lydia bersedia menuruti perkataan Jonah, Lydia tidak mau, malah ia tidak sengaja menembakkan pistolnya ke pacarnya. Lydia pun lari ketakutan setelah kejadian itu, ia menghubungi bapaknya John Link (yang sudah berprofesi sebagai pembuat tatto), sementara anggota geng Jonah terus memburu Lydia. Disinilah John Link ketemu lagi dengan putrinya Lydia. Namun kali ini Lydia bertemu dengan bapaknya dengan membawa banyak masalah yang harus mereka hadapi. Bapaknya pun yang telah menelantarkan Lydia kini berjanji untuk menyelamatkan putrinya tersebut dari anggota geng yang mencoba membunuhnya.
Jonah-Lydia di Film Blood Father
sumber : google.com
John Link dan Lydia menghindar dari kejaran anggota geng
sumber : google.com
Awal melihat Mel Gibson di film ini membuat saya pangling, kelihatan tua, Mel Gibson di film ini “dibuat” brewokan, wajah penuh bulu, berjenggot tebal dan berkumis. Tapi sesuai sama perannya di film ini (seorang ayah dan mantan narapidana). Erin Moriaty cantik, sesuai dengan perannya seorang gadis 17 tahun yang labil, nakal, dan seksi pastinya. Hahaha.
Mel Gibson ketika brrewokan
sumber : google.com
Mel Gibson ketika sudah cukur kumis dan jenggot
sumber : google.com
Untuk fans Mel Gibson, kalian semua wajib menonton film ini. Jika bukan fans Mel Gibson, tidak ada salahnya juga menonton film action ini. Banyak pelajaran yang bisa kita dapat, ketika seorang ayah yang berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan putrinya. Tapi ingat, film ini untuk 17 tahun keatas lho ya. Selamat menonton.
Mel Gibson siap membantu putrinya
sumber : google.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: