Review Film Bad Moms

Lagi rajin buat ngereview film ini, ya karena memang kemarin kesempatan buat nontonnya juga berdekatan dengan film sebelumnya, Blood Father. Semakin kelihatan kalau saya pengangguran bahagianya ya, hahaha. Jadi kalau saya menonton film Blood Father di hari Senin tanggal 19 September 2016, buat yang belum baca review filmnya dari saya, silahkan baca dulu disini. Nah, kalau film Bad Moms sendiri saya tonton di hari Selasa 20 September 2016, ternyata 2 hari berturut-turut saya menonton di bioskop. Kebetulan di Cinemaxx Theater lagi ada promo, buy 1 get 1 khusus film Bad Moms ini. Yaudah, tanpa berpikir panjang lagi, saya pun mengajak pacar buat menonton.

Film Bad Moms ini garapan sutradara Jon Lucas dan Scott Moore, yang pernah menyutradarai film The Hangover juga. Film yang bergenre komedi ini berdurasi 100 menit, bisa pas gitu ya 100 menit. Siip. Film ini menceritakan seorang ibu bernama Amy (Mila Kunis) mempunyai suami yang baik Mike (David Welton) , 2 orang anak {1 laki-laki Dylan (Emjay Anthony) dan 1 perempuan Jane (Oona Laurence)} yang berprestasi di sekolah, serta mempunyai karir yang sukses. Ia juga seorang yang pekerja keras di sebuah perusahaan kopi. Dengan semua alasan tersebut maka semua orang yang melihatnya pasti mengira kalau Amy adalah seorang ibu yang sempurna.
Dengan semua tanggung jawab yang harus dikerjakan tersebut, tak heran kalau ada saja kesalahan yang dilakukannya, seperti terlambat masuk kerja, tidak sempat sarapan dirumah dengan tenang, dan juga jarang mengurus suami, Sampai suatu ketika ia merasakan rasa bosan dan lelah ketika menjalankan rutinitas sehari-hari. Ditambah lagi ia memergoki suaminya sedang sex online dengan seorang wanita yang setelah ditanya ternyata sudah berlangsung selama 10 bulan tanpa sepengetahuan Amy. Amy pun frustrasi, stress, kerjaannya berantakan, ia melakukan kegiatan yang beda dari biasanya. Ia melawan ajakan ketua persatuan orang tua murid dan orang yang sangat berpengaruh di sekolah anak-anaknya, Gwendolyn (Christina Applegate) untuk berjualan kue di sekolahnya. Kemudian Amy juga bertemu dengan 2 orang ibu yang “kelihatannya” sempurna juga, padahal sebenarnya mengalami hal yang sama juga seperti Amy, yaitu Carla (Kathryn Hahn) dan Kiki (Kristen Bell).
Ki-Ka : Kiki, Amy, Carla
sumber : google.com
Carla seorang ibu yang sudah lama  berpisah dengan suaminya, memiliki seorang anak laki-laki. Carla seorang penggila seks, suka minum bir, gaul dan sering berkata kasar. Sedangkan Kiki adalah seorang ibu yang nurut sama suami, memiliki banyak anak sehingga kerjaannya hanya mengurus anak dirumah. Namun semuanya berbeda ketika mengikuti ajakan Amy untuk keluar dari zona yang biasanya mereka hadapi. Mereka bertiga jadi sering hangout bertiga, nonton film di bioskop, party di cafe, melakukan “kegilaan” di supermarket. Sampai mereka bertiga melupakan kewajiban dan tanggung jawab mereka sebagai seorang ibu.
Amy dan teman-temannya di supermarket
sumber : google.com
Konflik terjadi ketika Amy mulai tidak setuju dengan beberapa kebijakan Gwendolyn sebagai orang yang berpengaruh di sekolah anaknya yang selalu memberikan peraturan ketat kepada anak-anak murid, sehingga Amy menantangnya untuk menjadi ketua persatuan orang tua murid di pemilihan selanjutnya. Namun, kehidupan Amy bukan malah membaik, malah semakin memburuk. Karena keinginannya untuk menyaingi Gwendolyn malah membuat Jane, anak perempuannya dikeluarkan dari klub sepakbola disekolahnya, kemudian anaknya juga dihasut membawa narkoba oleh Gwendolyn, yang semata-mata untuk menurunkan pamor Amy dimata orang tua murid lainnya. Amy dipecat dari perusahaan tempat dia bekerja. Ia pun harus bercerai dengan suaminya Mike yang sudah tidak mencintainya lagi. Amy pun hampir putus asa. Ketika waktu pemilihan ia hampir saja tidak datang jikalau 2 sahabatnya Carla dan Kiki tidak memberinya semangat.
Gwendolyn dan teman-temannya (musuh Amy Cs)
sumber : google.com
Perlahan tapi pasti, kehidupan Amy dan 2 sahabatnya mulai membaik, ia mendapat kepercayaan oleh orang tua murid serta anak-anaknya. Ia pun mendapat perhatian dari seorang pria tampan Jessie (Jay Hernandez) yang juga orang tua murid di sekolah tersebut. Dan ternyata pria tersebut jatuh hati pada Amy.
Film dengan rating 17+ ini bagus buat di tonton oleh ibu-ibu atau calon ibu atau suami yang menemani istrinya juga gak masalah. Selain kita bisa tertawa, kita juga bisa dibuat terharu, kemudian tertawa lagi. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari film ini. Bagaimana menjadi seorang ibu yang baik dalam mengatur waktu untuk keluarga, suami, anak, teman, kerjaan dan tentunya diri sendiri. Saran saya segera ke bioskop terdekat, mumpung masih ada bioskop yang mengadakan promo buy 1 get 1 selama film ini tayang. Jangan sampai ketinggalan. Oh iya, jangan buru-buru pulang ketika credit title, karena banyak pesan yang disampaikan disitu.
ketika Amy Cs nonton di Bioskop
sumber : google.com
Terima kasih buat yang sudah membaca beberapa review film di blog saya. Sekali lagi saya mengingatkan tidak ada unsur mengejek, merendahkan, mencemooh, atau mengiklankan sesuatu. Karena isi blog ini murni dari pengalaman saya menonton filmnya langsung dibioskop. Saya harap kalian yang membacanya dapat menambah wawasan dan dapat berbagi pengalaman juga di kolom komen saya. Sekali lagi terima kasih. Happy watching.
Advertisements

2 thoughts on “Review Film Bad Moms

Add yours

  1. yud!! udah oke kok review2 nya. cuma mungkin msh agak kaku bahasanya. Ttapi dikit aja kok.. di beberapa part kedengeran kayak review2 serius di akun2 film itu. mungkin kalo lama2 ntar muncul gaya khas yudha sendiri (?) hehe lanjutin aja, makin rajin nulis biar makin bagus! 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: